Jakarta, CNN Indonesia — Dominasi terusan,┬áblus, dan rok dalam rentang palet warna yang beragam menjadi suguhan label L.tru untuk peragaan busana tunggal perdananya yang diberi tajuk ‘Hello’.

Berlangsung di Ballroom, Hotel Fairmont Jakarta, pada Selasa (18/4), ada total 48 busana muslim yang disuguhkan label yang berdiri sejak dua tahun lalu itu.

Permainan warna menjadi salah satu yang mencolok dalam koleksi tersebut. Di antaranya seperti kaus hitam putih yang dipadupadan dengan jaket merah menyala. Ada juga blus lengan panjang longgar yang dipadu celana palazzo, celana lurus atau dengan rok lebar.

Sederhana tanpa banyak aksen berlebihan menjadi benang merah koleksi busana muslim yang ditampilkan. Beberapa detail menjadi pelengkapnya seperti lipit, kerah besar, kerah ilusi, atau jahit simpul di beberapa bagian busana.

Bagaimana dengan hijab? Seperti kesan simple busana, hijab yang hadir pun muncul dengan gaya sederhana, tapi disertai detail seperti kerudung cropcap, atau capuchon yang dimodifikasi.

Label ini menyebutkan ada sepuluh desainer yang berada di ballik rancangan yang dihadirkan kali ini. Beberapa rancangan di antaranya didominasi busana asimeteris dan gaya longgar untuk keleluasan gerak.

Koleksi busana muslim Hello yang dirilis L.tru, di Jakarta, pada Selasa (18/4). (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Tia Wigati, Komisaris L.tru mengatakan secara umum koleksi yang dihadirkan merujuk pada kota-kota yang menjadi tren dari dunia mode seperti Paris, New York dan London. Namun, dengan tidak meninggalkan kekhasan budaya lokal.

“Secara umum koleksi ini melihat pada perkembangan mode di London, Paris dan New York, tapi di samping itu, kami juga mengambil inspirasi dari budaya lokal, dan tidak menyimpang dari sana,” ujarnya usai peragaan busana.

Menyinggung perbedaan busana muslim yang ditonjolkan L.tru dibanding label lainnya, Tia mengatakan, koleksi ini tampil lebih berani dengan warna yang tidak melulu gelap.

Permainan warna yang beragam mendominasi koleksi Hello, dari L.tru. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)