#trulyComfort for Hajj & Umra
Home » Blog » Tahapan Manasik Kesehatan Haji Hingga Dalil dalam Al Quran

Tahapan Manasik Kesehatan Haji Hingga Dalil dalam Al Quran

Tahapan Manasik Kesehatan Haji Hingga Dalil dalam Al Quran

491 Tinjau  |

Tahapan Manasik Kesehatan Haji Hingga Dalil dalam Al Quran

 

Tahapan manasik kesehatan haji merupakan kegiatan yang penting sebelum para jamaah melaksanakan ibadah di Kota Mekkah. Sebelum melaksanakan ibadah Umroh maupun Haji, para calon jamaah harus menjalani berbagai prosedur pemeriksaan, salah satunya adalah dari aspek kesehatan.

Dalam proses pelayanan manasik kesehatan haji, nantinya para jamaah akan dibina terkait hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan dalam masa keberangkatan, keberlangsungan ibadah, sampai sepulangnya para jemaah dari Tanah Suci.

Kegiatan ini sebenarnya bertujuan untuk meminimalisir para jamaah yang memiliki kondisi fisik kurang sehat saat menjalankan ibadah haji. Seperti truFriends ketahui, rangkaian ibadah haji banyak mengandalkan kesehatan fisik maupun rohani.

Oleh karenanya, melalui program pemeriksaan kesehatan manasik haji ini, diharapkan para jemaah nantinya dapat melaksanakan ibadah dengan kondisi kesehatan yang mumpuni.

Baca Juga: Jamaah Haji : Ketahui Etika Saat Menjalankan Ibadah Haji

Tahapan Kesehatan Manasik Haji

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016, mengenai istithaah kesehatan (kemampuan kesehatan jemaah haji untuk melakukan serangkaian rukun haji). Terdapat tiga tahapan yang akan menjadi penentu apakah calon jamaah bisa menunaikan ibadah haji atau tidak,diantaranya :

1. Tahapan Pertama

Para jamaah akan diperiksa terlebih dahulu sebelum akhirnya didiagnosis untuk dibagi lagi menjadi dua kategori, yaitu calon jamaah dengan resiko kesehatan tinggi (risti) dan calon jemaah tidak dengan resiko kesehatan yang tinggi (non risti).

Pelaksana dari program tahapan pertama ini adalah penyelenggara kesehatan haji kabupaten maupun kota. Setelah itu, para jamaah akan diberikan program pembinaan kesehatan yang bertujuan agar calon jamaah haji dapat meningkatkan kesehatannya jelang pemeriksaan tahap kedua.

2. Tahapan Kedua

Pada tahap ini, pemeriksaan masih dilaksanakan pada penyelenggara kesehatan haji kota maupun kabupaten. Tahap kedua ini adalah tahapan yang menentukan jemaah bisa atau tidaknya melaksanakan ibadah haji. Waktu pemeriksaan pada tahap ini adalah paling lambat tiga bulan sebelum keberangkatan calon jamaah haji.

Setelah menjalani semua tahapan manasik kesehatan haji, nantinya para calon jamaah akan dibagi menjadi beberapa kategori yaitu:

  • Memenuhi syarat istithaah kesehatan jamaah haji.
  • Memenuhi syarat istithaah kesehatan jamaah haji dengan pendampingan.
  • Tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan jamaah haji sementara.
  • Tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan jamaah haji.

Dari empat kategori diatas, hanya jamaah kategori 1,2,dan 3 yang akan diberikan kesempatan melakukan pelunasan dan nantinya akan masuk ke asrama serta melakukan vaksin meningitis. Sayangnya, jamaah dengan kategori 4 tidak akan melanjutkan proses keberangkatan haji.

3. Tahapan Ketiga

Pada tahap terakhir ini, para jamaah akan dilaksanakan bersama dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi bidang kesehatan. Pemeriksaan terakhir ini dilakukan untuk mengetahui apakah para jamaah bisa atau tidak melakukan penerbangan menuju Tanah Suci sesuai dengan standar keselamatan penerbangan internasional.

Baca Juga: Jamaah Haji : Ketahui Etika Saat Menjalankan Ibadah Haji

Ayat Al-Quran Tentang Manasik Kesehatan Haji

Semua aktivitas kegiatan dan rukun haji memerlukan kesehatan fisik dan mental yang baik. Seperti Thawaf,  Sa’i dengan berjalan di antara bukit Shafa dan Marwah, hingga beribadah di padang Arafah. Oleh karenanya, disebutkan dalam Al Quran bagaimana Allah SWT mendukung proses Manasik Kesehatan haji.

Berikut ayat yang membahas mengenai Manasik Kesehatan Haji pada  Al Quran surat Al-Baqarah (128):

  “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara manasik (melakukan) ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.  

Pada ayat tersebut dijelaskan mengenai cara manasik haji yang mana hal ini sejalur dengan tujuan Manasik Kesehatan Haji, yaitu untuk meningkatkan pemahaman jemaah haji mengenai kesehatan.

Baca Juga: 10 Perbedaan Haji dan Umrah yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Ibadah Nyaman Bersama Ltru

Memperhatikan kesehatan memang sangat penting untuk kelancaran beribadah di Tanah Suci, begitu pula dengan kenyamanan beribadah agar makin khusyu dalam menjalani setiap rukunnya. 

L.tru memiliki Bless Series dengan bahan premium, desain elegan dan praktis dibawa kemana-mana saat truFriends melakukan ibadah haji! L.tru memahami betapa pentingnya perjalanan ke Tanah Suci dan itulah mengapa L.tru hanya menyediakan koleksi nyaman terbaik yang akan menemani truFriends dalam perjalanan ibadah ini.  

Jelajahi berbagai  koleksi pakaian haji dan umrah di L.tru sekarang juga!#UmraAttire #HajjAttire #IbadahNyaman #HajjStories #UmraStories

 

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

L.tru Official

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu