Bahan Pakaian yang Melindungi Kulit Terbakar di Mekkah
Pada saat truFriends melaksanakan ibadah umroh di cuaca yang terik ada hal-hal yang penting untuk diperhatikan. Penggunaan bahan pakaian yang baik di cuaca yang terik dapat melindungi truFriends dari sinar matahari dan UV yang juga dapat mendukung penggunaan tabir surya di kulit.
Berapa suhu di Mekkah, dan apakah haji dan umroh sama panasnya?
Suhu di Mekkah pada saat haji dan umroh tidak sama karena bulan Haji mengikuti periode yang jatuh di bulan Dzulhijjah. Sedangkan ibadah Umroh dapat dilaksanakan sepanjang tahun sehingga truFriends dapat mencocokannya dengan bulan keberangkatan.
| Periode | Suhu siang | Catatan |
|---|---|---|
| Musim haji (Mei–Juni 2026) | 38–42°C | Di area terbuka seperti Arafah dan Mina suhu dapat melampaui angka ini, bahkan diperkirakan menyentuh 45°C saat wukuf |
| Puncak musim panas (Juni–Agustus) | 43–45°C | Prediksi rata-rata suhu Mekkah pada Dzulhijjah mencapai 43,2°C, dengan rata-rata malam 28,8°C (NCM) |
| Umroh musim sejuk (Nov–Feb) | 20–31°C | Januari adalah bulan terdingin: tertinggi 31°C, terendah 19°C (Sumber: NOAA) |
Kementerian Agama sendiri mengingatkan bahwa pada musim haji, suhu siang di Makkah dan Madinah dapat mencapai 42 hingga 50 derajat Celsius, disertai kelembapan udara yang sangat rendah. Meskipun demikian, jamaah umroh yang berangkat pada November sampai Februari akan menghadapi kondisi yang lebih ringan. Selengkapnya soal perbedaan kedua ibadah ini dapat dibaca pada artikel 10 Perbedaan Haji dan Umrah.
Kenapa kulit tetap terbakar meski sudah tertutup?
Kain tipis yang tembus cahaya tetap meneruskan sinar UV ke kulit meskipun tubuh sudah tertutup rapat. Selain itu, pelataran Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dilapisi marmer terang yang memantulkan sinar dari bawah ke arah wajah, leher, dan punggung tangan.
Akibatnya, jamaah yang menunggu waktu sholat di pelataran menerima paparan matahari dari beberapa arah sekaligus. Udara kering pun membuat keringat cepat menguap, sehingga tubuh terasa lebih sejuk walaupun sebenarnya udara lebih panas. Banyak jamaah baru menyadari kulitnya memerah setelah kembali ke hotel.
Bahan apa yang paling melindungi dari sinar UV?
Kain sintetis bertenunan rapat seperti polyester dan polywoven menahan UV lebih baik daripada katun tipis pada berat yang sama. Namun serat bukan satu-satunya penentu, sebab kerapatan tenunan, ketebalan, dan kepekatan warna sama pentingnya.
| Fator dari bahan/kain | Lebih melindungi | Kurang melindungi |
|---|---|---|
| Jenis Tenunan | Rapat, tidak tembus cahaya | Renggang, terlihat berlubang |
| Jenis Serat | Polyester, polywoven, nylon | Katun tipis, linen renggang |
| Pilihan Warna | Pekat dan solid | Pucat dan transparan |
| Kondisi Bahan | Kering, tidak melar | Basah atau tertarik kencang |
| Potongan | Longgar | Ketat, menempel di kulit |
Untuk menilainya sendiri, lakukan uji terawang. truFriends dapat mengangkat kain ke arah cahaya, lalu perhatikan. Bila bentuk jari terlihat jelas di baliknya dapat dilihat sinar UV juga bisa lewat. Karakter beberapa jenis bahan sintetis dibahas lebih jauh pada artikel Deretan Barang Berbahan Polyester yang Nyaman.
Warna gelap atau terang yang lebih aman?
Warna pekat menyerap lebih banyak UV, sehingga lebih sedikit sinar yang sampai ke kulit. Sayangnya, warna pekat juga menyerap lebih banyak panas. Oleh sebab itu, pilihlah warna solid dengan tenun lebih rapat. Warna Putih tipis justru dapat meneruskan UV sekaligus menembus kulit.
Bagian mana yang paling sering terlewat?
Empat area paling sering terbakar meski jamaah sudah berpakaian tertutup, yaitu punggung tangan, dagu dan leher pada saat kerudung bergeser, sela kaki di dalam sandal, serta garis pergelangan. Kemungkinan bagian tersebut dapat terpapar dari pantulan marmer.
Untungnya, keempat celah ini mudah ditutup oleh manset, ciput berdagu, dan kaos kaki, tanpa mengganggu gerakan wudhu. Bagi yang sedang berihram, ketentuan pakaiannya diuraikan pada Panduan Berpakaian Wanita Saat Ihram.
Apakah boleh memakai sunscreen saat umroh?
Boleh. Di luar keadaan ihram, tidak ada batasan sama sekali. Saat berihram pun sunscreen tetap diperbolehkan, asalkan tidak mengandung wewangian. Ulama membedakan keduanya dengan tegas: sunscreen beraroma disamakan dengan minyak wangi yang dilarang dan mewajibkan dam, sedangkan sunscreen tanpa aroma dinilai boleh dan tidak mewajibkan dam.
Alasannya, tujuan pemakaian sunscreen adalah melindungi kulit, bukan berwangi-wangian, dan yang dilarang saat ihram adalah wewangiannya. Karena itu, pilihlah produk berlabel fragrance free sejak dari rumah agar tidak ragu di tanah suci. Perlu dicatat pula bahwa riasan wajah diperlakukan berbeda. Produk make up yang bersifat waterproof dan menutup pori dapat menghalangi air mencapai kulit saat berwudhu, sehingga hukumnya lebih ketat daripada sunscreen. Bila masih ragu, tanyakan kepada pembimbing ibadah sebelum berangkat. Daftar larangan ihram selengkapnya tersedia pada Berbagai Jenis Larangan Umrah dan Haji.
Kalau sudah pakai sunscreen, apakah pakaian masih penting?
Bahan pakaian masih penting walaupun Anda sudah memakai sunscreen. Sunscreen perlu dioleskan ulang setiap dua sampai tiga jam. Sebaliknya, pakaian itu menempel pada kulit dalam setiap proses ibah. Karena itu, pakaian sebaiknya diandalkan untuk sebagian besar tubuh, sementara sunscreen difokuskan pada area terbuka seperti wajah dan punggung tangan. Untuk kulit yang sudah memerah atau melepuh, sebaiknya diperiksakan ke petugas kesehatan kloter. Pencegahan lainnya dibahas pada Tips Menjaga Kesehatan Saat Ibadah Haji dan Umrah.
Checklist sebelum berangkat
- Cek bulan keberangkatan lebih dulu, karena umroh Januari dan haji Juni membutuhkan persiapan berbeda
- Uji terawang semua gamis dan kerudung
- Pilih potongan longgar, bukan yang menempel di kulit
- Tutup punggung tangan dengan manset saat berada di pelataran
- Pakai ciput berdagu agar leher tidak tersingkap
- Gunakan kaos kaki meski beralas sandal
- Ganti kerudung yang sudah basah, sebab kain basah lebih mudah ditembus UV
Daftar lengkap barang bawaan tersedia pada Checklist Perlengkapan Umroh 2026.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah gamis anti UV berbeda dari gamis biasa? Berbeda bila perbedaannya terletak pada konstruksi kain, yaitu tenunan lebih rapat, serat sintetis, dan warna solid.
Bulan apa yang paling panas di Mekkah? Juni sampai Agustus. Berdasarkan data NOAA, suhu terpanas di Makkah tercatat pada Juni, dengan temperatur tertinggi mencapai 45 derajat celcius.
Apakah sunscreen membatalkan ihram? Tidak, selama produknya tanpa wewangian. Sunscreen beraroma yang dipakai saat ihram mewajibkan dam menurut penjelasan ulama.
Apakah bahan gelap membuat kepanasan? Warna gelap memang menyerap panas lebih banyak. Akan tetapi, potongan longgar mencegah panas itu terperangkap di kulit.
Sumber
- Saudi National Center for Meteorology (NCM), via CNN Indonesia: prakiraan suhu Mekkah dan Madinah pada Dzulhijjah https://www.cnnindonesia.com/internasional/20220621142702-120-811660/suhu-mekah-dan-madinah-diprediksi-tembus-43-derajat-celsius-saat-haji
- Kementerian Agama RI, via Tempo: imbauan suhu ekstrem bagi jemaah haji https://www.tempo.co/internasional/tip-hadapi-suhu-ekstrem-makkah-dan-madinah-bagi-jemaah-haji-1463924
- NOAA, via Bareksa: suhu bulanan tertinggi dan terendah Makkah dan Madinah https://www.bareksa.com/berita/umroh/2023-08-09/ramadan-atau-musim-dingin-kapan-waktu-terbaik-umroh-buat-kamu
- Liputan6: prakiraan cuaca operasional haji 2026 https://www.liputan6.com/islami/read/6326597/cuaca-haji-2026-suhu-capai-42-derajat-celsius-jemaah-wajib-lakukan-ini
- Himpuh: data iklim Mei sampai Juni di Mekkah dan Madinah https://himpuh.or.id/blog/detail/3851/suhu-hingga-42c-pada-haji-2026-data-risiko-dan-cara-aman-menyikapinya
- NU Online: hukum memakai skin care saat ihram ketika cuaca panas https://nu.or.id/syariah/hukum-memakai-skin-care-saat-ihram-ketika-cuaca-panas-OaNw9
- Arina.id: hukum memakai sunscreen saat melaksanakan ihram https://www.arina.id/syariah/ar-97qpk/-hukum-memakai-sunscreen-saat-melaksanakan-ihram
Perlindungan yang sudah menyatu di pakaian
Pada akhirnya, perlindungan terbaik adalah yang tidak perlu Anda ingat untuk dipakai ulang. Karena itu, L.tru merancang lini haji dan umrohnya dengan menutup empat celah yang paling sering terlewat.
| Kebutuhan | Produk L.tru |
|---|---|
| Gamis dan bergo untuk siang terik | Set Gamis Umroh Premium Anti UV |
| Punggung tangan saat berdoa di pelataran | Manset Tangan Umroh Set |
| Dagu dan leher agar tidak tersingkap | Ciput Umroh Premium |
| Punggung kaki di dalam sandal | Kaos Kaki Jempol Anti Slip untuk Tawaf |
| Set lengkap dalam satu paket | Set Gamis Ihram Wanita Lengkap |
Semuanya dapat dilihat pada koleksi haji dan umroh L.tru. Semoga perjalanan Anda ke Baitullah berjalan lancar, dan semoga tidak ada satu pun hal kecil yang mengganggu kekhusyukan ibadah.

Leave a Reply